<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3821">
 <titleInfo>
  <title>Mencari Indonesia 2, batas-batas rekayasa sosial</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Riwanto Tirtosudarmo</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
  </place>
  <publisher>LIPI</publisher>
  <dateIssued>2010</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xxiii, 424 hlm. :il. ; 20 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Buku ini menyoroti banyak hal  baru seputar beberapa aspek fundamental kehidupan berbangsa dan bernegara kita dalam kurun waktu yang cukup panjang. Di dalam buku ini terdapat uraian mengenai program Keluarga Berencana (KB), transmigrasi, migrasi desa-kota, urbanisasi, buruh migran Indonesia, pembangunan ekonomi, ketegangan sosial, hingga situasi pada era otonomi daerah. Buku ini mempunyai 14 bab. Pada bagian awal, sejarah mengenai masa awal Orde Baru diuraikan dengan cukup mendetail. Uraian mengenai transmigrasi ditempatkan pada Bab Dua dan masalah urbanisasi ditampilkan pada Bab Tiga. Bab Empat dan Bab Lima berisi uraian mengenai fenomena buruh migran Indonesia yang tersebar di beberapa tempat di luar negeri. Bab Enam mengulas persoalan Aceh. Bab Tujuh, Delapan dan Sembilan membahas pemekaran wilayah di Sulawesi Timur, dan Buton. Bab Sepuluh menguraikan kecurigaan penulis bahwa pemekaran wilayah adalah arena perebutan kekuasaan. Bab Sebelas mengelaborasi gagasan pascanasionalisme dengan mengambil contoh kehidupan orang Jawa di Lampung. Bab Dua Belas menguraikan situasi buruh migran Indonesia di Jepang. Bab Tiga Belas merupakan upaya penulis merumuskan perspektif baru mengenai pebatasan dan Bab Empat Belas yang merupaka penutup, menguraikan persoalan globalisasi sebagai tantangan kebangsaan.&#13;
&#13;
Kata kunci: politik; sosial ekonomi (2)&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>POLITIK SOSIAL EKONOMI</topic>
 </subject>
 <classification>338.9</classification>
 <identifier type="isbn">9789797994983</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Pusat Pengembangan Kompetensi Aparatur Perdagangan Centre of Excellence</physicalLocation>
  <shelfLocator>338.9/Riw/m/jil. 2</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">1943-PPP-1111-1</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusdiklat Perdagangan</sublocation>
    <shelfLocator>338.9/Riw/m/jil. 2</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Mencari_Indonesia_2%252C_batas-batas_rekayasa_sosial.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3821</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2012-01-19 10:05:06</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2012-02-17 09:55:01</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>