<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4203">
 <titleInfo>
  <title>Nasionalisme</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Pandji</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bentang</publisher>
  <dateIssued>2011</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xvi, 330hlm. :il. ; 21 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pandji. Nasionalisme. Yogyakarta: Bentang, 2011 (320.54/Pan/n)&#13;
Dibuku ini dijelaskan bahwa wawasan yang dimiliki seseorang berpengaruh besar terhadap keputusan yang diambil dalam hidupnya.  Wawasan yang dimiliki oleh seseorang merupakan buah dari pengalaman dan pengetahuan yang dialaminya. Buku ini berisi kisah-kisah yang mendasari wawasan yang dimiliki penulis hingga akhirnya membuatnya memiliki nasionalisme yang tinggi. Buku ini terdiri dari 10 kisah, yaitu: dari sebuah permintaan sampai sebuah perenungan, dari tahun 1990 sampai 1999, dari menjadi penonton sampai menjadi pelaku, dari sabang sampai merauke, dari sebuah krisis sampai pada perasaan optimis, dari sebuah ledakan sampai sebuah perjalanan, dari nasionalisme sampai patriot.is.me, dari sebuah keyakinan sampai sebuah keraguan, dari menjadi murid sampai menjadi guru, dan dari kalimat pembuka sampai kalimat penutup. Buku ini membuat kita menjadi lebih menghargai negeri sendiri, menumbuhkan semangat nasionalisme dan patroisme. (Ry/14/5/2012)&#13;
Kata kunci: nasionalisme; kebangsaan; wawasan nusantara; Indonesia &#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>NASIONALISME</topic>
 </subject>
 <classification>320.54</classification>
 <identifier type="isbn">9786028811538</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Pusat Pengembangan Kompetensi Aparatur Perdagangan Centre of Excellence</physicalLocation>
  <shelfLocator>320.54/Pan/n</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">2063-PPP-0512-1</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusdiklat Perdagangan</sublocation>
    <shelfLocator>320.54/Pan/n</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>nasionalisme_fix_ok.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4203</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2012-05-14 11:00:46</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2012-05-14 11:51:26</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>