No image available for this title

Text

Daya saing, kinerja perdagangan, dan dampak liberalisasi produk kehutanan = Competitiveness, trade performance, and liberalization impact of forestry product



Produk kehutanan Indonesia telah diliberalisasi sejak tahun 2007, namun kinerja
perdagangannya belum membaik. Hal ini terlihat dari 127 pos tarif produk yang dibina
Kementerian Kehutanan, hanya 34 pos tarif yang mengalami surplus perdagangan,
62 pos tarif mengalami defisit. Sebanyak 13 pos tarif dari 62 pos tarif yang defisit merupakan
bahan baku yang banyak digunakan oleh industri kehutanan nasional. Berdasarkan hasil
perhitungan Indeks Intra-Industry Trade dan Indeks Spesialisasi Perdagangan, serta hasil
simulasi yang menggunakan GTAP GMig2, produk kehutanan yang memiliki daya saing
tinggi adalah Pulp of Wood, jauh diatas daya saing produk Paper and Paper Board serta
Woods and Article of Wood. Keterbatasan bahan baku menjadi penyebab utama gagalnya
Indonesia untuk memanfaatkan liberalisasi perdagangan. Sebanyak 34 pos tarif yang surplus
semenjak liberalisasi sebaiknya tetap diliberalisasi dan dijadikan produk ekspor utama. Adapun
13 pos tarif yang menjadi bahan baku utama industri nasional, meskipun mengalami defisit,
sebaiknya tetap diliberalisasi. Sebanyak 49 pos tarif yang defisit dan tidak menjadi bahan
baku utama sebaiknya diberlakukan trade remedies dan dijadikan produk sensitif.
Kata Kunci : Dampak Liberalisasi, Daya Saing, Kinerja Perdagangan
Buletin Ilmiah Perdagangan, Vol.7 No.1, Juli 2013


Ketersediaan

037-AR-PPP-1116-1Perpustakaan Pusdiklat PerdaganganTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing

Informasi Detail

Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit BP2KP kementrian perdagangan : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
computer
Tipe Pembawa
online resource
Edisi
Buletin Ilmiah Perdagangan, Vol.7 No.1, Juli 2013
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini